15.8.10

Five For Fighting - Superman


I can’t stand to fly
I’m not that naive
I’m just out to find
The better part of me

I’m more than a bird...i’m more than a plane
More than some pretty face beside a train
It’s not easy to be me

Wish that I could cry
Fall upon my knees
Find a way to lie
About a home I’ll never see

It may sound absurd...but don’t be naive
Even heroes have the right to bleed
I may be disturbed...but won’t you concede
Even heroes have the right to dream
It’s not easy to be me

Up, up and away...away from me
It’s all right...you can all sleep sound tonight
I’m not crazy...or anything...

I can’t stand to fly
I’m not that naive
Men weren’t meant to ride
With clouds between their knees

I’m only a man in a silly red sheet
Digging for kryptonite on this one way street
Only a man in a funny red sheet
Looking for special things inside of me
Inside of me
Inside me
Yeah, inside me
Inside of me

I’m only a man
In a funny red sheet
I’m only a man
Looking for a dream

I’m only a man
In a funny red sheet
And it’s not easy, hmmm, hmmm, hmmm...

Its not easy to be me

5.8.10

(Hampir) Semua Tentang Ekonomi

Memang betul, mata kuliah yang saya ambil di semester 4 hampir semua berhubungan dengan ekonomi. Oleh karena itu, banyak hitungan-hitungan dan rumus-rumus yang dipelajari di semester ini.

Secara keseluruhan, mata kuliah semester ini lebih berat dibanding semester sebelumnya. Namun, sejauh ini, saya berani menobatkan semester 4 sebagai semester ter-cool dalam hidup saya karena banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapat.

Mata kuliah itu adalah :

1. Agama dan Etika Islam
Ini adalah mata kuliah umum yang wajib diambil. Tentunya bagi mahasiswa pemeluk agama ini. Sesuai dengan judulnya, mata kuliah ini berisi materi-materi tentang Agama Islam. Di akhir semester, saya mendapat tugas menghafal ayat Al-Quran dan membuat makalah mengenai keilmuan masing-masing prodi yang dikaitkan dengan Islam.

2. Pancasila dan Kewarganegaraan
Ini juga mata kuliah umum yang wajib diambil. Kuliahnya berkisar tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. Disini juga disinggung mengenai etika, moral, dan sebagainya.

3. Pengantar Ekonomika Wilayah dan Kota
Mata kuliah hitungan. Inti dari mata kuliah ini adalah bagaimana memajukan perekonomian wilayah atau kota. Disini akan diajarkan mengenai cara mencari struktur ekonomi basis dan non-basis dengan berbagai rumus. Selain itu faktor-faktor yang memengaruhi perekonomian suatu wilayah dan kota juga dibahas pada mata kuliah ini.

4. Analisis Lokasi dan Pola Keruangan
Kalau mata kuliah yang satu ini bercerita tentang pemilihan lokasi. Baik lokasi industri maupun lokasi fasilitas umum dan fasilitas sosial. Ada beberapa cara untuk memilih lokasi agar dapat menghasilkan keuntungan yang optimal. Teori Von Thunen banyak dibahas disini.

5. Sistem Perumahan
Disini akan dipelajari segala sesuatu tentang perumahan. Mulai dari definisi, standar, cara menghitung kebutuhan akan perumahan, dan lain-lain. Tugas yang diberikan pun memberikan pengalaman yang berharga.


6. Perencanaan Infrastruktur dan Transportasi
Merencanakan infrastruktur dan transportasi tidaklah mudah. Mulai dari analisis kebutuhan, menghitung biaya optimal, hingga bermacam cara pembiayaan untuk membangun dan mengelola infrastruktur dan transportasi.

7. Metode Analisis Perencanaan II
Lanjutan dari mata kuliah Metode Analisis Perencanaan II ini masih membutuhkan program SPSS untuk mendukung pemahaman kita. Selain itu, akan ada program baru, yaitu TORA. Di kuliah ini akan diajarkan mengenai analisis pengambilan keputusan, analisis kualitatif, dsb.

8. Studio Proses Perencanaan
Nah, mata kuliah ini yang paling seru diantara yang lain di semester ini. Selama seminggu, saya dibebaskan dari perkuliahan di dalam kelas. Namun , sebagai gantinya, saya harus melakukan survei ke wilayah yang sudah ditentukan, yaitu Kabupaten Bekasi. Disana saya mencari tahu mengenai karakteristik industri kecil dan menengah.

---
Hari ini adalah H-4 menuju perkuliahan semester 5. Kartu Rencana Studi saya sudah disetujui oleh Dosen Wali. Semoga saya tidak salah memilih mata kuliah. Amiin. A for Everyone! :)

17.7.10

Menuju Generasi Adaptif dan Progresif di Abad 21


Menjadi generasi muda memiliki tantangan yang berbeda di setiap abad. Apabila kita mundur ke 100 tahun lalu, kira-kira di awal abad 20, bangsa Indonesia sedang disibukkan dengan penjajahan bangsa Belanda dan Jepang. Para pemuda-pemudi yang ada saat itu turut berjuang keras untuk melawan para penjajah. Di tahun-tahun itu berdiri organisasi pemuda yang memikirkan kepentingan rakyat luas untuk bisa merdeka dari penjajahan yang telah ada. Bahkan Soetomo yang kala itu berumur 20 tahun bisa mendirikan organisasi pergerakan Boedi Oetomo.
Pemikiran generasi muda kala itu sungguh mulia. Berfikir jangka panjang demi kemaslahatan rakyat Indonesia. Tak dapat dipungkiri bahwa generasi muda abad 20 kala itu dapat dinobatkan sebagai generasi nasionalis.
Hingga akhirnya kemerdekaan Indonesia dapat diperoleh di tahun 1945 pun berkat tangan-tangan para pejuang, yang dulunya merupakan generasi muda di awal abad 20. Kesadaran ingin lepas dari penjajahan tentu tak mungkin muncul secara tiba-tiba, tetapi terus dipupuk dari mulai menjadi seorang generasi muda. Diiringi pula dengan kesadaran bahwa dalam waktu 20-40 tahun mendatang, posisi pemimpin akan diisi oleh generasi muda saat itu.  
Mari kita kembali pada tahun 2010, awal abad 21, generasi muda Indonesia memiliki tantangan berbeda dari sebelumnya. Perkembangan teknologi yang telah maju pesat, era globalisasi, dan degradasi moral merupakan tantangan utama generasi muda abad 21.
Sesungguhnya, disadari atau tidak, tantangan-tantangan diatas juga merupakan penjajahan. Penjajahan terhadap pola pikir. Meskipun tidak menjajah secara fisik, tetapi tantangan tersebut menjajah pola pikir bangsa Indonesia, khususnya generasi muda, sehingga dapat membuat bangsa ini kembali dalam keadaan terjajah. Tentunya jika tidak disikapi dengan baik.
Jika pada awal abad 20 generasi muda saat itu sadar untuk menentang penjajahan terhadap bangsa ini, maka tidak demikian yang terjadi dengan generasi muda saat ini. Mereka terlena dengan kenyataan bahwa bangsa Indonesia telah merdeka. Mereka belum memikirkan bahwa sesungguhnya bangsa Indonesia tidak cukup hanya sekedar merdeka. Namun, harus pula berprestasi dan menjadi negara maju. Terlebih dengan fakta bahwa Indonesia telah merdeka selama 65 tahun. Waktu yang seharusnya cukup untuk membuat Indonesia memiliki keadaan yang lebih baik dibanding yang ada saat ini.
Memang cukup terlambat bagi kita untuk menyadari bahwa kita sedang dalam keadaan terjajah. Namun, sebuah pepatah mengatakan bahwa lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Inilah saatnya bagi kita, generasi muda, untuk menjawab tantangan abad 21 dengan menjadi generasi yang adaptif dan progresif. Sehingga diharapkan nantinya kita akan membawa Indonesia menuju perubahan ke arah yang lebih baik.
Adaptif berarti dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Yang perlu kita lakukan adalah mudah beradaptasi dengan segala keadaan, segala perubahan, dan segala pemikiran. Bukan berarti kita tidak berpendirian sehingga mudah terombang-ambing, tetapi kita harus memiliki pemikiran terbuka. Ambil hal-hal yang positif dan buang yang negatif. Sebagai contoh, dalam menggunakan teknologi, yang saat ini sudah berkembang menjadi amat canggih. Gunakanlah teknologi secara bijak untuk kepentingan-kepentingan yang berguna bagi bangsa ini. Jangan terlena menggunakan teknologi untuk sesuatu yang tidak berguna.
Progresif berarti memiliki arah menuju kemajuan. Setidaknya keinginan untuk maju menjadi bangsa yang lebih peduli terhadap negara ini sudah harus tertanam di jiwa setiap muda-mudi Indonesia. Akan lebih baik apabila keinginan tersebut diwujudkan dalam suatu bentuk nyat dengan berprestasi di bidang apapun.
Andai saja dua hal ini, adaptif dan progresif, dapat dimiliki oleh generasi muda saat ini, bukan tidak mungkin di pertengahan abad 21 nanti, nama Indonesia akan harum di dunia internasional. Semoga saat itu tidak hanya menjadi sebuah angan-angan belaka.    

5.6.10

Am I?

Tonight, Alvian send me this link.
So, I click it.
Then, I try to answer it.
And, whoa, this is the result. Check it out.
---
Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.

The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.

Your readiness to commit to a relationship:
You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.

The seriousness of your love:
You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.

Your views on education:
Education is less important than the real world out there, away from the classroom. Deep inside you want to start working, earning money and living on your own.

The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.

How do you view success:
Success in your career is not the most important thing in life. You are content with what you have and think that being with someone you love is more than spending all of your precious time just working.

What are you most afraid of:
You are concerned about your image and the way others see you. This means that you try very hard to be accepted by other people. It's time for you to believe in who you are, not what you wear.

Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.

3.6.10

Setahun Setelah Penantian Itu Terjawab

Kuliah di semester IV sudah berakhir tanggal 7 Mei lalu. Artinya, sudah genap satu tahun akademik saya lewati dengan mengikuti perkuliahan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota di Kampus Gajah ini. Ilmu yang saya dapat mengenai perencanaan baru sepertiga. Pun langkah saya baru sepertiga untuk lulus dari program studi yang akrab disebut Planologi ini. Masa-masa TPB tidak saya hitung karena pelajaran mengenai Planologi baru dimulai di semester III.
Kuliah selama dua semester disini sedikit-banyak mulai memberi saya gambaran mengenai “benda” yang bernama Perencanaan Wilayah dan Kota ini. Sebuah analogi pernah saya dengar mengenai perkuliahan di Planologi ini, yaitu seperti empat orang buta yang diperintahkan mendefinisikan seekor gajah dengan meraba. Si buta pertama mungkin berkata bahwa gajah seperti daun karena yang diraba adalah telinga yang lebar. Si buta kedua dapat berkata gajah seperti tiang karena yang diraba adalah kaki yang kokoh. Buta yang lain mengatakan bahwa gajah seperti benda tertentu sesuai apa yang dirabanya. Empat orang buta melambangkan waktu empat tahun perkuliahan dan sang gajah melambangkan Planologi.
Nah, analogi inilah yang dibuat untuk menggambarkan bahwa kita akan mengetahui Planologi secara utuh apabila sudah “meraba” secara keseluruhan. Berarti saat ini saya sudah “meraba” di dua tempat yang berbeda. Ingin rasanya berkomentar mengenai Planologi ini. Tentunya tanpa komentar mengenai masa-masa TPB.
Secara keseluruhan di semester III, mata kuliah yang saya ambil berkutat mengenai teori. Oleh karena itu, banyak sekali yang harus dihafal. Hah. Supaya lebih jelas, saya akan komentari satu per satu.
1. Analisis Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
Disini diajarkan mengenai pentingnya menjaga lingkungan, sedikit mengenai mitigasi bencana, ada juga sedikit mengenai proses terjadinya bencana alam seperti gempa dan tsunami, mengenai batuan, air tanah, dsb. Hal ini dipelajari agar perencanaan yang dilakukan tidak mengganggu kestabilan lingkungan.
2. Analisis Sosial dan Kependudukan
Mata kuliah ini berkutat pada demografi seperti kelahiran, kematian, dan migrasi. Selain itu, ada pula mengenai teori transisi demografi, kepadatan penduduk, dan proyeksi penduduk. Perilaku sosial pun dipelajari disini. Hal ini diberikan karena penduduk merupakan objek yang nantinya akan merasakan manfaat perencanaan.
3. Pengantar Ekonomika
Seperti judulnya, pada mata kuliah ini akan diterangkan mengenai penawaran dan permintaan beserta kurva-kurvanya, barang publik dan privat, inflasi, dll. Mengapa hal ini penting? Karena peningkatan atau kemajuan perekonomian suatu wilayah atau kota merupakan salah satu tujuan perencanaan.
4. Pengantar Data Spasial
Nah, mata kuliah ini menerangkan pentingnya perencana memahami peta. Skala, legenda, warna yang ada pada peta harus bisa dipahami dengan baik. Satu hal yang ditekankan ketika mengikuti kuliah ini adalah bahwa skala harus dipergunakan dengan tepat. Untuk setiap rencana (RTRW, RUTR, RTRK, dll.), gunakanlah skala yang tepat. Oia, mata kuliah ini juga mengajarkan penggunaan ArcGIS secara sederhana.
5. Metode Analisis Perencanaan I
Ini mata kuliah hitung-hitungan. Lebih tepatnya statistika. Kita akan akrab dengan istilah sampel, populasi, mean, modus, variansi, dll. Ada praktikum juga, yaitu mengajarkan penggunaan program SPSS (Statistical Packets for Social Sciences, kalo gak salah, red.)
6. Infrastruktur Wilayah dan Kota
Mata kuliah ini mengajarkan kita mengenai rupa-rupa infrastruktur yang ada. Khususnya yang berhubungan dengan wilayah dan kota. Infrastruktur persampahan, transportasi, dll.
7. Tata Guna Lahan
Kalau yang satu ini, saya anggap sebagai mata kuliah yang wajib dipahami di prodi ini. Kata-kata guna lahan akan sering sekali terdengar di mata kuliah apapun. Oleh karena itu, dasarnya harus mantap. Ya, mata kuliah ini harus dikuasai dengan baik karena perencana pasti bermain dengan guna lahan.
Sekian dulu untuk semester III. Semester selanjutnya nanti aja, tunggu nilainya keluar semua. Semoga lebih baik. Amiin.